Rabu, 05 Desember 2018

[Product Empties] August - October 2018

06.28 22 Comments
product-empties-august-october-2018

Postingan kali ini udah sebulan 'mendekam' di draft, karena berbagai hal dan peristiwa jadi belum sempat di posting. Kembali ke topik beauty, setelah sekian lama beauty blohher macam apahh aquwh inihh enggak pernah update tentang beauty.

Sesungguhnya saya pengen banget update soal beauty, tapi menemukan waktu dan mood buat foto itu susah bangedd... Duhh..

Maafkan...

Jadi kali ini saya mau nunjukkin product empties saya. Product empties itu menurut saya suatu prestasi yaa untuk beauty blogger. Yaa, jangan sampe produk numpuk terus akhirnya malah kadaluarsa dech. Sayang kann, mubadzir jadinya.

Jadi, ini adalah produk yang saya beli sebelum bulan Agustus bahkan ada yang dari tahun lalu, dan habis pada bulan Agustus sampai dengan Oktober 2018. Apa sajakah yang sudah saya habiskan di periode Bulan Agustus - Oktober 2018 ini??

product-empties-august-october-2018


QL Eyebrow Cream

Dari awal pake, saya udah jatuh cinta ama QL Eyebrow ini. Karena saya tidak mencukur alis, dan kebetulan rambut alis saya lumayan panjang, jadi setiap pemakaian pensil alis itu kurang bisa mengatur alis saya supaya 'diam' di tempat. Tapi, dengan pemakaian QL Eyebrow ini, bikin alis saya nurut dan mudah di atur.

Repurchase : Pastinyaa donk, andalan bangedd inihhh....


Wardah White Secret Facial Foam

Saya dapet ini gratis dari Makeupuccino pas launching White Secret Wardah hampir setahun yang lalu. Kebetulan sahabat saya menang giveaway untuk menghadiri launching ini, dan menang dua akun, jadi dia ngajak saya. Kecipratan rejeki dech, Yeay.

Saya lumayan suka pake ini, bener-bener ada efek bikin kulit lebih cerah. Kenapa baru habis kemaren-kemaren? Karena saya suka kelupaan pake facial foam tiap mandi, jadi dia gak abies-abies dech. Hihihii..

Repurchase : Yes, kalo facial foam saya yang lagi di pake sekarang sudah habis


Citra Whitening Gel Wakame Jepang

Untuk handbody saya suka banged yang ada efek segar di kulit. Dan Citra ini jelas bikin kulit jadi segar, karena teksturnya yang berbentuk gel dan cepat meresap dikulit.

Repurchase : Tentu, udah berapa kali repurchase nich.


Ultima II Delicate Translucent Face Powder with Moisturizer 006 Golden Beige

Bedak tabur ini, andalan banged buat ngemake up, cukup cover dan jadi favourite bangedd. Lumayan cepet abies, karena makenya juga rada barbar, hihihii...Padahal cuman makein buat Client lowh. Buat sehari-hari saya enggak pernah pake, karena dia memang benar-benar coverage sedangkan saya lebih suka pake bedak yang tipis aja, seperti RCMA, Catrice Nude Illusion Loose Powder, atau Ponds Magic Powder BB.

Repurchase : Pastinya, ini mah bedak holy grail pisan buat Make Up in Client. LUV BANGED.


L'Occitane en Provence Huile de Douche Shower Oil Amande - Almond

Kalau ini, oleh-oleh dari sahabat SMA yang tinggal di Belanda. Yeayy, seneng bangedd, sering-sering yaaa Sis Putri, qiqiqiqi... (Sering bangedd malah, tiap kali mudik ke Indonesia pasti bawa oleh-oleh teruss, yang kesenengan kita-kita, sahabatnya, πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†).

Jadi ini ada beberapa variant, saya tentu saja pilih yang berwarna hijau. Di samping karena warnanya, hampir semua produk dengan variant warna hijau itu pasti wanginya seger. Dan bener, wanginya seger lembut gitu, hampir kayak produk buat Bayi, enakk dech. Tiap abis mandi, masih ada sensasi licinnya, mungkin karena dia bentuknya Shower Oil yaa, busa yang dihasilkan juga sedikit. Tapi setelah pemakaian, rasanya kulit jadi lembab banget, pas untuk kulit tubuh saya yang kering.

Repurchase : Iyaa donk, kalo di oleh-olehin lagi tentunya. Kalau beli sendiri sich enggak, sayang uangnya, wkwkwkwk... #emakirit


Viva Cosmetics Astringent Cucumber

Ini adalah Astringent favourite saya. Dalam sebulan bisa abis 2 buah. Kenapa di foto cuman ada 2? Karena yang berhasil terselamatkan untuk keperluan posting segment 'Product Empties' inih, sisanya yaa udah di buang, kalau enggak bisa di amuk Mamih, karena di kira koleksi sampah πŸ˜‚πŸ˜‚.

Dulu sebelum tau langkah-langkah membersihkan wajah, saya cuek aja, hanya pake facial foam atau membersihkan pake baby oil saja, hingga seringkali jerawat mampir betah amat. Setelah tau proses double cleansing, Alhamdulillah jadi jarang jerawatan, paling pas datang bulan saja. Nah, buat yang sering jerawatan, coba di cek barangkali proses membersihkan wajahnya masih kurang benar, seperti saya dulu.

Repurchase : Selalu, udah jadi andalan tiap hari untuk membersihkan muka.


RCMA No-Color Powder

Saya sedih pas dia abies. Iyaa sedih karena harganya lumayan kalo misalnya harus nyetok. Qiqiqiqiq #emakirit . Tapi, memang saya sesuka itu ama dia. Huhuhuhuu...

Sekarang sich lagi nyari-nyari dupe nya yaitu, Catrice Nude Illusion Loose Powder, dan Ponds Magic Powder BB. Sejauh ini performanya hampir menyamai RCMA, hanya sayang yang Catrice cepet abis karena ukurannya hanya 11 gram. Jadi, lebih awet kalau beli RCMA sebenernya yang isinya 3oz.

Repurchase : In Shaa Allah kalo orderan Make Up makin banyak, doakan netijennnn, Aamiinn...

So, itulah dia My Product Empties, August - October 2018, ada yang samaan atau ada yang terinspirasi pengen beli juga, langsung komen aja di bawah yaa.

Sampai juga lagi di postingan berikutnya.

Love,


Love to see you on:

Email : greenflowers711@gmail.com

Minggu, 18 November 2018

Jalan-Jalan ke Pabrik Ajinomoto, Karawang

00.31 2 Comments
Ngomong-ngomong soal Umami, pasti inget kan dengan postingan saya, Umami, enggak bikin kamu jadi generasi micin inii? Setelah event Blogger Gathering tanggal 12 Oktober 2018 kemarin, ada kelanjutannya lowh. Kami semua di undang untuk jalan-jalan di Pabrik Ajinomoto, Karawang, pada tanggal 7 November 2018, yang kebetulan bertepatan dengan hari berkurangnya umur saya setahun uhuk. πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜† Jadi, saya berasa di kasih hadiah buat jalan-jalan. Free lagi!!

Seneng banget dech, apalagi ini merupakan kunjungan pertama saya ke pabrik, jadi semakin menambah pengetahuan saya mengenai cara kerja di pabrik. Selama ini ngeliatnya di TV aja kalau soal proses produksi. Dan, akhirnya bisa melihat secara langsung.

Blogger Goes To Ajinomoto Factory

jalan-jalan-ke-pabrik-ajinomoto-karawang
Bus berangkat dari Bandung jam 7 pagi, dan sampai di Karawang sekitar jam 9 lebih. Saya cukup takjub ketika memasuki wilayah Karawang International Industrial City (KIIC) yang sangat rapi, dan menurut saya bagaikan komplek tapi bukan untuk perumahan, melainkan pabrik-pabrik besar. Ketika memasuki wilayah PT Ajinomoto pun kami semua langsung menyadarinya karena tulisan Ajinomoto yang cukup besar dan jelas terlihat di atap gedung.

Di sana, kami di kumpulkan di ruangan kantin, kebetulan ada kunjungan dari pihak lain, sehingga aulanya terpakai, tapi itu tidak masalah sama sekali, karena sambutan dari Bapak Fachrurozy (PR Manager) dan Bapak Nico Andrias (Finance and GA Manager), perwakilan dari pihak Ajinomoto yang hangat membuat saya merasa nyaman.

jalan-jalan-ke-pabrik-ajinomoto-karawang


Belum lagi, kami di suguhi roti pastry berisi krim fla yang enyakkk bangeddd. Walaupun di suguhi dengan temperature dingin, dan kondisi sakit gigi yang sedang saya alami curcol tidak mencegah saya untuk memakannya sampai habis, karena rasanya pun sangat enak. Ternyata, roti ini merupakan produksi sendiri dari PT Ajinomoto Bakery lowh, di jual seharga Rp 5000,00. Saya baru tau kalo ada lini baru ini, sayang belum nemu deket rumah nich, kalo ada mah pasti bakal beli terus karena enyak bangeddd...


Sejarah PT Ajinomoto Indonesia

Tahun 1969
Kantor Pusat PT Ajinomoto Indonesia di dirikan pertama kali di Sunter, Jakarta Utara.
Tahun 1970
PT Ajinomoto Indonesia mendirikan pabrik di Mojokerto, Jawa Timur.
Tahun 1989
PT Ajinex International di dirikan di Pabrik Mojokerto, Jawa Timur.
Tahun 2012
PT Ajinomoto Indonesia mendirikan Pabrik di Karawang, Jawa Barat. Dengan Surface area sebesar 16,6 Hectare.
Tahun 2016
PT Ajinomoto Bakery Indonesia di dirikan di Pabrik Karawang, Jawa Barat.


Sejarah Produksi di Pabrik Karawang, Jawa Barat.

Pada tahun 2012, kapasitas produksi Masako Ayam mencapai 49.000 ton/tahun. Berlanjut pada tahun 2014, kapasitaa produksi Saori mencapai 3.600.000 KL/tahun. Dan, pada tahun 2018, kapasitas produksi Sajiku mencapai 24.000 ton/tahun.

Dengan luas pabrik dan produksi  yang sebesar itu, ternyata PT Ajinomoto, di Karawang ini hanya memiliki 685 karyawan lowh. Tidak lupa mereka juga selalu menjaga kehalalan serta mutu dan keamanan pangan. Mereka juga memiliki sistem pembuangan air yang aman. Hal ini sangat penting menurut saya, karena kita juga harus menjaga lingkungan sekitar, bukan?


Saori, Masako, Sajiku


jalan-jalan-ke-pabrik-ajinomoto-karawang

Pabrik di Karawang ini hanya memproduksi ketiga bumbu masak saja, yaitu Saori, Masako dan Sajiku. Di sepanjang perjalanan kami di suguhi wangi Umami yang tercium di seantero wilayah. Saya enggak kebayang kalo lagi puasa, mungkin perut bakal keruyukan terus kali yaa, hihihii.

jalan-jalan-ke-pabrik-ajinomoto-karawang

jalan-jalan-ke-pabrik-ajinomoto-karawang

Di setiap tempat kami di beri penjelasan mengenai proses produksinya. Bahkan ada lorong khusus untuk pengunjung, berpenghalang kaca dimana kami melihat proses produksi yang berlangsung di bawah, dan kebetulan dilarang untuk di foto, karena ada kerahasiaan pabrik juga kan. Tapi, di sini kami juga banyak mendapatkan spot-spot menarik untuk foto.


jalan-jalan-ke-pabrik-ajinomoto-karawang
Spot foto di Sajiku

jalan-jalan-ke-pabrik-ajinomoto-karawang
Spot foto di Sajiku

jalan-jalan-ke-pabrik-ajinomoto-karawang
Spot foto di Sajiku

Paling bahagia ketika di bagian Sajiku, karena spot fotonya sangat unik, ada nasi goreng melayang lowh, jadi bisa pura-pura masak ala-ala Chef handal, hihihii...

Setelah capek jalan-jalan dan foto-foto, kami kembali ke kantin untuk makan siang. Sajian soto dagingnya enakk banged, bikin pengen nambah lagi eh.
Pokoknya kami semua senang bisa berkunjung ke Pabrik Ajinomoto ini, semakin di yakinkan bahwa kualitas produksi yang di hasilkan memang tidak main-main.

jalan-jalan-ke-pabrik-ajinomoto-karawang

Terima kasih Ajinomoto dan Dream.co untuk undangannya...πŸ˜†πŸ˜†

Love,


Love to see you on:

Email : greenflowers711@gmail.com

Minggu, 11 November 2018

[Review] Raiku Anti Aging Skincare Series

12.28 1 Comments


Wanita ecieeee, pengennya sich ngomong 'gadis' tapi takut ditimpukkin netijen πŸ˜‚πŸ˜‚ dengan umur kepala 3 seperti saya ini mulai di kejutkan dengan beberapa perubahan kondisi kulit. Seperti mulai munculnya bintik hitam, kerutan di sekitar mata dan dahi. Terus terang, saya telat menyadari pentingnya sunscreen atau perawatan anti aging untuk kulit saya. Di pikir saya ini patung porselen yang tidak akan menua. Tsahhh...gak menua sich, tapi kalo jatoh, petcahhh berkeping-keping, cuyy...

Ketika Beauty Goers menawarkan produk skincare Raiku, saya tentu tertarik. Karena saya pun bingung memilih produk anti aging yang tepat untuk kulit saya. Takutnya kalau terlalu banyak mencoba produk, kulit akan 'kebingungan' dan malah timbul reaksi yang tidak di inginkan. Apalagi saya inihh tipe orang yang gampang keratcun produk baru. Sering gonta-ganti gtuw. Tenang suamikquww, ku tetap setia padamu, cup.




About Raiku
Raiku adalah sebuah konsep kecantikan terbaru untuk wanita Indonesia. Raiku percaya bahwa setiap individu memiliki keunikan dan kecantikan yang tidak bisa di definisikan dengan satu standard saja. Kepercayaan dan apresiasi diri adalah kekuatan yang akan mengangkat kecantikan sejati tiap-tiap individu. Seutuhnya, seadanya tanpa pulasan yang berlebihan. Sebuah solusi yang sederhana untuk untuk pancaran kecantikan yang luar biasa. Sesederhana Raiku dan rangkaian perawatan wajahnya yang membantu wanita Indonesia untuk menginspirasi lewat kecantikannya.

Dikembangkan dengan segenap hati, produk Raiku diformulasikan dengan bahan berkualitas tinggi tanpa kandungan paraben dan senyawa berbahaya lainnya. Proses pembuatan Raiku juga di awasi dengan seksama dan dipastikan memiliki sertifikasi Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) dari BPOM, Manajemen Standar Mutu ISO 9001:2008, Manajemen Standar Keamanan Lingkungan ISO 14001:2004, Occupational Health & Safety Management System ISO 18001, Jaminan Halal dari MUI serta International Good Manufacturing Practice ISO 22716 untuk menjamin kemanan produk Raiku.

Semua produk Raiku juga didesain dengan praktis dan ringkas untuk menjawab kebutuhan wanita Indonesia ditengah kesibukan sehari-hari yang kompleks. Karena Raiku percaya, upaya untuk memancarkan kecantikan bisa di lakukan dengan mudah dan sederhana.



1. Raiku Cleansing Cream

Klaim :

Krim pembersih yang dapat membantu membersihkan wajah dari sisa kotoran, minyak dan make up dengan lembut. Mengandung Chamomile Extract dan Vitamin E yang dapat membantu menjaga kelembaban dan membuat kulit tampak lebih cerah.

Cara pemakaian : 
Oleskan secara merata pada wajah, lalu hapus menggunakan kapas. Gunakan sebelum menggunakan Raiku Cleansing Foam. Efektif untuk menghapus make up.


Benerrr bangedd lowh dia bisa menghapus make up ampe bersihh banged. Pas lagi make up jadi Emily 'Corpse Bride' saya coba menghapus pake Raiku Cleansing Cream ini dan, AMAZING, langsung kehapus sekali usap saja.

Ingredients

Packaging :
Warna packagingnya saya suka sekali. Seperti perpaduan warna cat air dengan nuansa mint, putih dan biru serenity. Bahan kemasannya terbuat dari plastik yang ringan berbentuk tube. Kemasan bagian dalamnya terlindungi aluminum foil, sehingga bagian dalamnya higienis.


Tekstur dan Aroma :
Teksturnya ringan dan agak runny gtuw yaa. Bisa keliatan dari foto bagaimana dia meluncur turun di bandingkan dengan Raiku Cleansing Foam, padahal pas ngeluarinnya posisinya sama lowh. Aromanya seperti ada wangi floral tipis bercampur sedikit kimiawi.

Overall, saya suka bangedd ama Raiku Cleansing Cream ini, pokoknya wajib nyetok lagi. 😍


2. Raiku Cleansing Foam


Klaim :

Pembersih wajah yang membersihkan wajah dengan lembut secara menyeluruh. Mengandung Rice Extract yang dapat membantu membuat kulit tampak lebih cerah dan menjaga kelembaban kulit.

Cara pemakaian : 
Tuangkan produk ke telapak tangan. Beri sedikit air agar berbusa. Usapkan ke seluruh wajah. Bilas dengan air. Gunakan setiap pagi dan malam, setelah menggunakan Raiku Cleansing Cream.

Ingredients


Packaging :
Serupa dengan Raiku Cleansing Cream, warna packagingnya saya suka sekali. Seperti perpaduan warna cat air dengan nuansa mint, putih dan biru serenity. Bahan kemasannya terbuat dari plastik yang ringan berbentuk tube. Kemasan bagian dalamnya terlindungi aluminum foil, sehingga bagian dalamnya higienis.


Tekstur dan Aroma :
Saya sedikit mengalami kesulitan untuk mengeluarkan produknya, karena teksturnya yang sangat padat. Aromanya seperti ada wangi floral tipis bercampur sedikit kimiawi.


3. Raiku Anti Aging Toner


Klaim :
Toner yang dapat mengangkat sisa kotoran dan make up dengan mudah. Mengandung Niacinamide dan Milk yang dapat membantu meratakan warna kulit dan menyamarkan noda hitam. Collagen membuat kulit terasa lebih kenyal. Hyaluronic Acid dapat membantu menjaga kelembaban dan membantu mengurangi penuaan dini.

Cara Pemakaian :
Tuang toner pada kapas dan oleskan secara merata pada pagi dan malam hari setelah pemakaian Raiku Cleansing Foam.

Saya suka dengan komposisi Toner (100ml) dan Cleansing Cream (60gram) yang pas habisnya bbarengan.Biasanya saya kalau pake produk Cleansing selalu Toner yang abis duluan, Cleansing Cream nya masih ada. So, bisa ditiru merk lain nich, inovasi perhitungan ml/gramnya Cleansing Seriesnya Raiku ini. πŸ˜†πŸ˜†

Ingredients

Packaging :
Berbentuk botol plastik dengan perpaduan warna cat air nuansa putih, ungu pastel, dan pink pastel, yang saya suka. 
Sayangnya ketika saya menerima, ada cairan yang merembes, sepertinya saya kurang beruntung mendapatkan kemasan yang sedikit bocor.


Tekstur dan Aroma :
Teksturnya cair dengan sedikit aroma kimiawi yang lembut.


4. Raiku Anti Aging Serum



Klaim:
Mengandung Niacinamide dan Milk yang dapat membantu meratakan warna kulit dan menyamarkan noda hitam. Collagen membuat kulit terasa lebih kenyal dan Hyaluronic Acid dapat membantu menjaga kelembaban dan membantu mengurangi tanda penuaan dini.

Cara Pemakaian:
Oleskan secara merata pada pagi dan malam hari setelah pemakaian Raiku Anti Aging Toner.

Ingredients


Packaging :
Di bungkus karton dan berupa botol kecil yang kokoh dengan pipet untuk mengambil produknya. Perpaduan warna cat air nuansa putih, ungu pastel, dan pink pastel, yang saya suka.



Tekstur dan Aroma :
Berbentuk krim kental dengan sedikit aroma kimiawi yang lembut.





5. Raiku Anti Aging Morning Cream

Klaim:
Mengandung Niacinamide dan Milk yang dapat membantu meratakan warna kulit dan menyamarkan noda hitam. Collagen membantu kulit terasa lebih kenyal dan Hyaluronic Acid dapat membantu menjaga kelembaban dan membantu mengurangi tanda penuaan dini.

Cara Pemakaian :
Oleskan secara merata pada pagi hari setelah pemakaian Raiku Anti Aging Serum.

Ingredients


Packaging :
Dengan bahan plastik berbentuk tube dan perpaduan warna cat air nuansa putih, ungu pastel, dan pink pastel, yang saya suka. Kemasan bagian dalamnya terlindungi aluminum foil, sehingga bagian dalamnya higienis.


Tekstur dan Aroma :
Berbentuk krim kental dengan sedikit aroma kimiawi yang lembut.


6. Raiku Anti Aging Night Cream

Klaim :
Mengandung Niacinamide dan Milk yang dapat membantu meratakan warna kulit dan menyamarkan noda hitam. Collagen membantu kulit terasa lebih kenyal dan Hyaluronic Acid dapat membantu menjaga kelembaban dan membantu mengurangi tanda penuaan dini.

Cara Pemakaian :
Oleskan secara merata pada malam hari setelah pemakaian Raiku Anti Aging Serum.

Ingredients

Packaging :
Dengan bahan plastik berbentuk tube dan perpaduan warna cat air nuansa putih, ungu pastel, dan pink pastel, yang saya suka. Kemasan bagian dalamnya terlindungi aluminum foil, sehingga bagian dalamnya higienis.


Tekstur dan Aroma :
Berbentuk krim kental yang lebih bening sedikit daripada Raiku Anti Aging Morning Cream dengan sedikit aroma kimiawi yang lembut.


RESULT:

Setelah pemakaian selama 1 bulan, saya merasakan perbedaan yang cukup signifikan. Sebelum pemakaian Raiku Anti Aging Series ini, kulit saya mengalami dehidrasi dan kulit sedikit kasar dan terkelupas karena cuaca saat itu sedang kemarau. Sedihhh sekali rasanya. Setelah pemakaian ini, saya merasakan kulit menjadi jauh lebih lembab dan kenyal. Setiap bangun pagi kulit saya tidak kering ataupun kusam, malah terlihat segar dan lembab.

Saya hanya menggunakan produk Raiku di tambah produk alis dan sedikit lipstik

Saya hanya menggunakan produk Raiku di tambah produk alis dan sedikit lipstik

Sayangnya, karena mata saya yang lumayan sensitif, setiap habis wudhu setelah memakai produk ini, mata sedikit pedih ketika terguyur air. Sepertinya, hal ini hanya di alami oleh saya, karena ketika bertanya pada teman-teman yang menggunakan Raiku, mereka tidak mengalami hal yang sama.

Pros:
- Halal
- Sudah tersertifikasi BPOM dan MUI
- No Paraben
- Membuat wajah jadi lebih halus, lembab, dan kenyal
- Packagingnya simpel dan cute
- Local Produt (Yay!!)

Cons:
- Belum tersedia secara Offline
- Perlu Improvement di kemasan Toner
- Improvement formula yang lebih ramah pada mata yang sensitif

Repurchase??
YES!!

Pricelist



Untuk info lebih lanjut, kunjungi:

Love,


Love to see you on:

Email : greenflowers711@gmail.com


Senin, 29 Oktober 2018

(My Top 7th) The Most Favourite Chef from Food Network

19.47 23 Comments

Semua orang pasti suka makan, bukan suka lagi tapi wajib makan untuk kebutuhan hidup . Nah, bagaimana dengan memasak? Pasti belum tentu semua orang suka masak. Saya pun memasak karena terpaksa saja #ooppss ibu rumah tangga macam apa aquw inihhh.

Sebenernya sich saya suka masak, tapi saya kurang menyukai kegiatan mengupas, mengiris, dan memotong-motongnya. Pengennya semua tinggal gebrus aja ke panci or wajan, qiqiqiqiqq.

Kemaren saya sempet nonton Rima Melati  (istrinya Penyanyi Marcell), di acara Sarah Sechan, Net TV. Dan dia bilang dengan segala kesibukannya selalu menyempatkan diri untuk memasak setiap hari, dan dia mengakui ada asisten yang membantu dalam hal mengupas, memotong, dll.

Okay, FIX, berarti saya butuh asisten.

From Google

Walaupun kurang menyukai kegiatan mengupas, memotong, dll, saya seneng banged nontonin Food Network. Kayaknya tuch seru aja nontonin orang masak. Apalagi makanannya selalu aneh-aneh.

Iyaa, saya suka banged western food.

Asian food juga saya sukaa, seperti Sushi, kimchi, dll. Yaa, intinya saya suka mencicipi makanan asing.

Baca Juga: Umami, Enggak Bikin Kamu Jadi Generasi Micin

Walaupun saya juga sadar, pasti rasanya tidak akan sekaya rasa makanan Indonesia yang penuh dengan bumbu rempahnya. Terus saya juga selalu ngebayangin, duh, enak banged tuch kalo misalnya di tambah sambal botolan. πŸ˜‚πŸ˜‚

Ada beberapa Chef favourite saya yang sepertinya enak banged masakannya kalo liat di tv lowh yaa. Yang membuat air liur terbit, atau bisa juga nontonnya sambil makan jadi kita lebih semangat untuk menghabiskan makanan, qiqiqiqi.

Kali ini, saya bakal posting 7 Chef Favorite saya dari Food Network.

Siapa aja??


1. Bobby Flay

My-Top-7th-The-Most-Favourite-Chef-from-Food-Network
Pic from Google

Einstein mungkin jenius di bidang Fisika. Tapi menurut saya, Bobby Flay adalah jenius di bidang kuliner. Bisa di bilang masakan yang dia buat itu simple semua yaa. Seperti di acaranya 'Brunch at Bobby' itu simple banged, makanan untuk sarapan atau lunch yang ringan. Tapiiii, dia pinter banged meng'elevate' makanan simplenya dengan penambahan beberapa bahan yang enggak biasa. Misalnya mencampur bubuk paprika panggang ke dalam 'Coleslaw' buatannya.

My-Top-7th-The-Most-Favourite-Chef-from-Food-Network
Coleslaw yang saya buat, terinspirasi dari Bobby Flay, dan Crispy Beef ala Waroeng Steak Resep from Bunda Diah Didi

Atau bahan-bahan yang tidak pernah kita bayangkan, seperti buah delima untuk menambah rasa asam. Pokoknya Bobby Flay ini selalu out of the box dech, tapi hasilnya selalu terlihat enak.

Bobby Flay with Michael Symon, salah seorang Iron Chef America juga.

Seperti di acara 'Beat Bobby Flay', dimana Chef dari berbagai macam Negara Bagian berusaha mengalahkan Bobby di acara ini. Hasilnya, hampir 80% Bobby selalu menang. Bikin tambah tercengang aja kan dengan kemampuannya.

Tapiii, kelemahan dia itu di Asian food, makanya saya pengen banged dech, ada Chef dari Indonesia yang nantangin Bobby Flay bikin Rendang, Gule Kambing atau Opor Ayam misalnya, masih bisa menang enggak ya?? Qiqiqiqi...

Dia juga salah satu Iron Chef America yang sulit banget untuk di kalahkan. Duhh, Bobby, jeniuss amat sich kamu, masakin buat saya atuch Bang.

Masakannya terpengaruh gaya Mexican, Southwestern.

2. Ree Drummond 'The Pioneer Woman'


Pic fron Google


Yes, she is a blogger. Karena kesuksesan blognya yang berhasil meraih  'Weblog Of The Year' pada tahun 2009, 2010, 2011 di Annual Weblog Awards, akhirnya Food Network menawarinya TV Program sesuai dengan judul blognya yaitu 'The Pioneer Woman', tahun 2011.

Karena Ree memang tinggal di peternakan, jadi masakannya pun banyak terpengaruh ala-ala pedesaan. Yaa, kalo di Indo mungkin ala-ala makanan Kampung. Simple, Fresh, dan Enak!! Dan layaknya masakan seorang Ibu yang penuh dengan cinta dan kehangatan.


Ngeliat Ree itu bikin saya termotivasi untuk terus konsisten di bidang yang saya sukai.

Thank You, Ree Drummond.
(Blognya masih aktif sampai sekarang, kunjungi www.thepioneerwoman.com)

3. Gordon Ramsay


My-Top-7th-The-Most-Favourite-Chef-from-Food-Network
Pic from Google

Siapa yang enggak kenal Gordon Ramsay. Duhh, Chef yang terkenal galak ini memang luar biasa dech. Peraih 3 Michelin Award (Penghargaan untuk Bidang Kuliner Kelas Dunia) ini memang disiplin banget. Lahir pada tanggal 8 November (beda 1 hari tanggalnya sama saya, #uhuukk) pria Inggris ini punya signature dish, Beef Wellington.

My-Top-7th-The-Most-Favourite-Chef-from-Food-Network
Beef Wellington

Beef Wellington ini seringkali menjadi masakan yang di pertandingkan di Master Chef. Banyak yang gagal memasaknya, karena tingkat kesulitannya yang cukup tinggi, yaitu memadukan Pastry dan
daging sapi.


Juri tetap Master Chef ini, masih terus berusaha menemukan bakat-bakat Chef baru di America.

Masakannya terpengaruh gaya Perancis, Italia, dan Britania Raya.

4. Alex Guarnaschelli


My-Top-7th-The-Most-Favourite-Chef-from-Food-Network
Pic from Google

Okay, mungkin di Food Network Asia enggak ada program khusus Chef Alex. Tapi dia sering tampil jadi juri, misalnya di Chopped dan Chopped Junior. Saya kagum banged ama dia, gara2, dia termasuk salah satu Chef yang berhasil mengalahkan Bobby Flay, di acara 'Beat Bobby Flay' dengan signature dishnya, Lobster Newburg.




Wohooooo.....

Saya sebahagia itu Bobby Flay bisa di kalahin ama Alex Guarnaschelli ini. Semacam Girl Power gtuww lowh. Hihihii..

Dia juga salah satu Iron Chef America bareng-bareng ama Bobby Flay. Keren kan....

Masakannya terpengaruh gaya American, Italian dan French.


5. Rachael Ray


My-Top-7th-The-Most-Favourite-Chef-from-Food-Network
Pic from Google

Pertama kali ngeliat Rachael di Rachael Ray Show, semacam acara talk show yang di pandu langsung olehnya. Menurut saya ini cukup keren, karena jarang-jarang ada Chef yang punya acara Talk Show juga. Dan, tentu saja dia memasak di sini.



Saya masih ingat salah satu masakannya yang hanya menaburi wortel dan buncis yang telah di kupas di atas pan dengan garam, lada dan minyak zaitun, dan di panggang sebentar. Begitu selesai di panggang penampilannya tampak segar dan enak.

Saya pun kepo dan coba mempraktekkan , hasilnyaa??

Hmmmm, biasa aja...
Sedih aqu tuu πŸ˜‚πŸ˜‚

Atau, karena kita lebih terbiasa dengan cap cay kali yaa πŸ˜‚πŸ˜‚.


6. Valerie Bertinelli



My-Top-7th-The-Most-Favourite-Chef-from-Food-Network
Pic from Google

Mengawali kariernya sebagai seorang aktris, Valerie akhirnya kembali ke passionnya yang utama, yaitu memasak. TV Series terakhir yang di bintanginya sebagai aktris adalah Hot In Cleveland (2010-2015). Setelah itu, masih di tahun yang sama, yaitu 2015, dia memulai debutnya memandu acara memasak Valerie's Home Cooking dan Kids Baking Championship di Food Network.


Karena sebelumnya dia berprofesi sebagai aktris, seringkali dia mengundang sesama teman aktrisnya untuk mencicipi masakan di Cooking Shownya. Saya juga senang dengan kepribadian Valerie yang hangat.

My-Top-7th-The-Most-Favourite-Chef-from-Food-Network
Chicken Satay with Peanut Sauce
Pic from Food Network

Pernah  di suatu episode dia recreate resep Gado-Gado dan Sate Ayam dari mantan Ibu Mertuanya, Euginia (Ibu dari Eddie Van Halen, Gitaris Band Van Halen, yang berdasarkan Majalah Rolling Stone masuk jajaran Top 8th Best Guitarist di dunia) yang merupakan keturunan Belanda-Indonesia. Pas ngeliat hasilnya saya jadi pengen nyicipin, hihihii...

Penasaran, rasanya sama dengan yang di Indo enggak yaa? πŸ˜‚


7. Damaris Phillips


My-Top-7th-The-Most-Favourite-Chef-from-Food-Network
Pic from Google

Saya baru 1x nonton shownya, itupun bukan hanya dia sendiri tapi  bersama Bobby Flay, 'The Bobby and Damaris Show', tapi saya langsung suka banged ama pembawaannya yang lucu, ceria, dan hangat.

Sebagai pemenang 'Food Network Star' Tahun 2013, Damaris berhak mendapatkan hadiah, berupa TV Shownya sendiri yaitu, 'Southern at Heart' yang tayang dari Tahun 2013-2016, di Food Network.

My-Top-7th-The-Most-Favourite-Chef-from-Food-Network
Bobby Flay and Damaris Phillips

Sejak September 2017, Damaris menjadi co-host acara 'The Bobby and Damaris Show' bersama Bobby Flay yang juga merupakan Juri acara 'Food Network Star' dimana Damaris keluar menjadi juara.

Menurut saya, keduanya pas untuk di pasangkan. Pembawaan Bobby yang flamboyan, dan Damaris yang jahil membuat acaranya jadi lebih seru.

Masakannya terpengaruh gaya Southern Cooking.

.........

Ada yang nyadar enggak, kalau 3 dari 7 Chef di atas adalah keturunan Italia. Pasti langsung tau dari namanya, kan. Rasa-rasanya pepatah mengenai 'mengapa wanita Italia tetap langsing' itu tetap akan menjadi misteri. Karena, wanita-wanita Italia itu jago bangedd masaknya, tapii kok enggak gendut-gendut yaaa, hiksss?

Saya aja bukan Chef, tapi udah me'lebar' begini.

Mungkin, itulah sebabnya garis takdir menyuratkan saya menjadi Make Up Artist dan Blogger aja, lha wong begini aja udah sering makan-makanan enak kalau di undangan atau di Blogger Gathering.
πŸ˜‚πŸ˜‚

Gimana kalo jadi Chef? O.o

Demikianlah Chef Favourite saya dari Food Network, kalau kalian bagaimana??

Sampai ketemu lagi di postingan saya berikutnya, yaa..

Love,


Love to see you on:

Email : greenflowers711@gmail.com


Sumber:

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Bobby_Flay

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Ree_Drummond

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Gordon_Ramsay

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Alex_Guarnaschelli

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Rachael_Ray_(talk_show)

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Valerie_Bertinelli

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Eddie_Van_Halen

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Damaris_Phillips