Rabu, 11 November 2020

[Review and Tips] ASI Booster untuk Ibu Menyusui

10.16 9 Comments
review-and-tips-asi-booster-untuk-ibu-menyusui



Assalamualaikum

Halo Semuaa...


Alhamdulillah, My Morning Dew sekarang sudah menginjak usia 3 bulan. Dan saya bakalan sharing perjuangan meng-ASI-hi kali ini. Sebelumnya pengen cerita, kalo anak pertama saya selain ASI dibantu juga oleh sufor. Disebabkan kepolosan dan kemalasan dalam mencari informasi kala itu, dan sedikitnya akses informasi (6 tahun yang lalu IG belum serame sekarang anak IG BGD). ASI saya waktu itu memang seret dan enggak begitu banyak. Kali ini, untuk anak kedua, saya tidak mau menyerah, saya ingin berjuang untuk meng-ASI-hi sampai lulus 2 tahun nanti. Aamiinnn... 


Dulu ketika anak pertama, Mas Ibum, saya pikir alat pumping tidak mempengaruhi dalam keluarnya ASI, padahal itu sangat berpengaruh lowh. Percaya gak Moms, saya masih pake alat pumping Ibu saya yang bentuknya seperti terompet πŸ˜…πŸ˜…. Tentu ASI yang terpompa tidak bisa banyak, maksimal saya hanya bisa mendapatkan 40ml, itupun jarang sekali. Sekarang, Alhamdulillah, saya mendapatkan alat pumping pinjaman dari adik saya dan Kakak Ipar Adik saya, yang manual dengan merk Medela dan Elektrik dari Merk Spectra 9+.

Pics from Google, Left : Medela, Right : Spectra 9+


Dan, saya merasa lebih nyaman menggunakan yang manual, karena yang elektrik terlalu banyak perintilannya sehingga buat saya yang ogah ribet itu capek jugak ngeberesinnya, wkwkwk (terus barangnya mahall jugakk, jadi takut rusak πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…). Lalu bagaimana dengan ASI Booster. Karena pengalaman anak pertama ASI seret, saya cukup banyak mencari-cari informasi mengenai ASI Booster ketika masih hamil, dan mendapatkan berbagai pilihan. Ada juga yang saya dapatkan dari Dokter Kandungan di Rumah Sakit dimana saya melahirkan. 

Disclaimer : Hasil akan berbeda-beda pada tiap orang, review ini berdasarkan pengalaman dan apa yang saya rasakan.

Berikut, reviewnya.


1. Moloco

Pics from Google
Price : 40k/strip (10 Tablet)

ASI booster dari Dokter ini cukup cepat membuat ASI banjir. Mungkin karena baru melahirkan, walau ASI sempat bikin baju basah, tetap saja kurang untuk bayi saya, hingga akhirnya tetap dibantu dengan sufor. Cara meminumnya yaitu 2x sehari 1 tablet setiap habis makan.


2. Mom Uung

Pics from Google
Price :
120k / 60 Kapsul



Karena sering cari info mengenai ASI Booster, iklan Mom Uung pun muncul di beranda IG. Saya cukup tergiur akan berbagai review yang banyak. Ingin sekali rasanya ASI menjadi seperti puding sesuai dengan review Moms yang menggunakan Mom Uung. Cara meminumnya yaitu 2x sehari 2 kapsul setiap habis makan. 


Sayangnya setelah 15 hari menggunakan, saya tetap belum merasakan perbedaan yang berarti dengan kuantitas ASI. Baby masih tetap dibantu dengan sufor. Tapi, mungkin juga karena saya belum mengikuti saran yang dianjurkan oleh tim Mom Uung, seperti jadwal pumping yang 2 jam sekali, yang bagi saya cukup sulit karena baby newborn pun tiap beberapa jam terbangun yang membuat saya kewalahan.

3. Mama Bear


Pics from Google


Ini salah satu pilihan saya, karena melihat review banyaknya keberhasilan para Moms yang mengonsumsi ini. Dan, sahabat sayapun ternyata merekomendasikan Mama Bear ini. Setelah saya mencoba, hasilnya cepat sekali membuat PD  penuh. Kandungan Fenugreek dan ASI Booster berbentuk cairan ternyata paling tepat untuk memacu ASI saya lebih banyak. Saya merasa telah menemukan ASI Booster yang tepat dan mendapatkan hasil yang sama dengan ribuan testi dari Moms lainnya. 


Sayangnya, saya memiliki hubungan yang kurang baik dengan kandungan kunyit. Untuk orang lain, kunyit bagus untuk pencernaan, sedangkan saya malah mengalami sembelit atau konstipasi yang sangat menyiksa. Dan untuk rasa saya kurang begitu suka, masih belum bisa menyamarkan rasa jamunya dengan perisa strawberrynya.


4. Asimor

Pics from Google



Sama dengan yang lain, Asimor inipun muncul di iklan IG saya. Cukup tertarik dengan reviewnya yang juga banyak. Sayapun mencoba 1 strip dulu yang terdiri dari 6 tablet. Entah, karena dibarengi dengan konsumsi Yummy's Almond, PD sayapun jadi banjir.


Sayangnya lagi, ternyata saya mengalami diare dan bab yang cukup sering. Di satu sisi, Baby saya pun jadi lebih sering bab. Dari yang 5 hari sekali, jadi 3 hari sekali, bahkan pernah sehari 2x. Sebenernya bagus juga sich, jadi kalau sewaktu-waktu mengalami sembelit langsung konsumsi ini, jadi lancar lagi. Rencananya saya memang mau repurchased, demi kelancaran hajat hidup. Wkwkkwwk.


5. Yummy's Almond


review-and-tips-asi-booster-untuk-ibu-menyusui
Price : From 29k - 35k
Almom isi 5 sachet
Lemom isi 20 Kantong Teh


Inilahh diaa, akhirnya kumenemukanmu, wahai ASI Booster TERFAVORIT 😍😍. Yummy's Almond sendiri terdiri dari Susu Almond, dan juga Teh Fenugreek dengan rasa lemon, ada cookiesnya juga, tapi saya belum coba.


Susu Almomnya terdiri dari 6 rasa. Rasanya pun enak-enak. Urutan mulai dari yang terfavorit, Nutella, Chocoberry, Matcha, Taro, Cookies and Cream, dan Mocca Caramel. Sesuai dengan selera masing-masing, saya memang suka rasa coklat. Sedangkan untuk LeMomnya, yaitu Teh Fenugreeknya, saya juga suka karena ada rasa lemonnya yang asam segar, jadi mengurangi eneg dari rasa jamunya.


Hasilnya di saya, Alhamdulillah ASI semakin lancar, PD cepet banged keisinya. Ditambah saya juga udah nemuin tekhnik pumping yang pas untuk saya, yaitu Power Pumping


Nah, itulah review ASI Booster yang pernah saya coba. Saya jugak bakalan ngasih tau Tips Agar ASI Lancar, yaitu :


- MINDSET 

Kekuatan pikiran itu bener banged dech, tiap saat kita harus berpikir agar ASI cukup untuk baby. Jangan pernah berpikir sebaliknya dan abaikan komentar julid orang-orang di sekitar, dan pikirkan saja bahwa kita PASTI akan lulus meng-ASI-hi anak kita sampai 2 tahun. Aamiinn...


- Minum Air minimal 3 Liter ketika kita menyusui

Saya ini pada dasarnya suka banged minum, ampe suka dijulukin Onta, karena pergi kemana-mana walaupun sebentar selalu membawa tumbler. Enggak sanggup rasanya kalau enggak bawa air minum tuch. Wkwkwk. Ternyataaa, begitu juga dengan menjadi busui. Saya merasa sudah sering banged minum, tapi nyatanya ketika awal-awal melahirkan dan punya newborn yang terbangun pada dini hari, saya merasa kerongkongan sangat kering. Hingga saya pasti keluar dulu untuk minum, padahal Baby Embun udah nangis teriak-teriak πŸ˜….


- Sering Menyusui dan Pumping

Selalu ingat bahwa, supply ASI itu bakalan sejalan dengan demand. Jadi, kita harus sering-sering menyusui Baby sekaligus pumping untuk menambah kuantitas ASI kita. Cari tekhnik pumping yang tepat untuk kalian. Jika kewalahan harus pumping 2 jam sekali, maka bisa dicoba tekhnik Power Pumping yang ngaruh sekali untuk saya. 

Saya sendiri menggunakan pumping manual, jadi selama 10 menit pertama saya pumping PD kanan, lanjut 10 menit berikutnya PD kiri, lanjut lagi PD kanan 10 menit. Dan terus bergantian selama 60 menit. Praktekan selama seminggu, In Shaa Allah kuantitas ASI akan meningkat.


- Alat Pumping yang Tepat

Alat pumping juga krusial untuk melancarkan ASI kita. Apabila kita ragu ingin membeli alat pumping yang manual ataupun elektrik, sebaiknya bisa meminjam terlebih dahulu pada saudara ataupun teman. Setelah mendapatkan yang pas, kita bisa membeli pilihan kita, atau melanjutkan meminjam dari saudara ataupun teman, karena harganya yang cukup lumayan. Apalagi masa pemakaian maksimal hanya 2 taun. Bisa saving jugak, Gaess. Asalkan kalo rusak, jangan lupa diganti yaa. πŸ˜…πŸ˜…


- Makanan 

4 sehat 5 sempurna sepertinya wajib bangedd yaa buat busui. Tidak lupa Alpukat, kacang-kacangan, daging merah, sayuran hijau, serta susu dan yoghurt yang bisa membantu kualitas dan kuantitas ASI kita.


- BAHAGIA

Tips paling terakhir, sekaligus paling penting bagi busui, yaitu bahagia. Karena busui yang bahagia akan menghasilkan ASI yang banyak. Itu disebabkan karena hormon oksitosin atau sering disebut hormon cinta yang bertugas merangsang keluarnya ASI, disamping hormon prolaktin.

Oleh karena itu, penting untuk menjaga suasana hati dan jiwa agar dalam kondisi baik dan bahagia. Bila kita dalan kondisi lelah dan stres, produksi hormon oksitosin bisa terhambat. Ujung-ujungnya menghambat proses keluarnya ASI. (Source : https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/lifestyle/read/2013/08/17/1509498/Apa.Saja.yang.Pengaruhi.Produksi.ASI.)



Tidak lupa sebagai sesama wanita kita pun harus saling mendukung. Woman empowerment Woman. Tahan kata2 yang tidak perlu, begitu juga saya berusaha sebisa mungkin untuk tidak berkomentar yang bisa saja menyakiti ataupun menyinggung hati Ibu Menyusui lainnya. Karena kita tidak pernah tahu sudah sejauh apa perjuangan mereka.


Bila di rumah kita ada busui, tawarkan bantuan yang kita bisa. Seperti menjaga babynya sementara waktu. Atau sekedar membawakan camilan kesukaanya. Atau barangkali membayari netf*ixnya selama sebulan untuk nonton serial Lucifer, dan mandangin Om Ganteng, Tom Ellis #ehh sekiranya apapun yang mampu menyenangkan hati dan bisa memberikan me time sejenak untuk mereka. (Kode garis keras bangedd yaa gwee, ngoahahahah)



Demikianlah tips dari saya, sharing jugak tips kalian disini yuuu. Semoga kita semua bisa lulus meng-ASI-hi sampai dengan 2 tahun...Aamiinnn....


Love,